Gastritis dan pankreatitis - penyakit mukosa lambung dan pankreas. Masalah-masalah ini paling sering ditemukan pada orang yang berusia di atas 30 tahun. Diet khusus untuk gastritis dan pankreatitis membantu menghindari komplikasi penyakit.
Tips Bermanfaat
Ada beberapa tips umum untuk nutrisi:
- Makan makanan kecil setidaknya 5 kali sehari. Jadi, selain makanan dasar, buatlah camilan kecil. Berkat ini, Anda tidak akan merasa lapar dan tidak menyakiti kesehatan Anda.
- Makan perlahan, kunyah makanan dengan hati-hati. Karena air liur mengandung enzim yang memecah karbohidrat, makanan akan diserap jauh lebih baik.
- Jangan makan saat bepergian dan kering.
- Dalam diet Anda sebaiknya tidak menyajikan hidangan pedas dan pedas, serta produk yang memancing proses fermentasi di lambung.
- Pastikan minum cukup air, setidaknya 1,5 liter.
- Makanan terakhir harus dilakukan selambat-lambatnya 2 jam sebelum tidur.
Diet untuk pankreatitis kronis dan gastritis bertindak sebagai hemat pada lendir mungkin, yang membantu mengurangi risiko ulserasi atau erosi.
Sangat penting untuk mengikuti aturan memasak:
- Dalam hal tidak dapat digoreng, karena makanan semacam itu sangat berbahaya bagi lambung dan pankreas.
- Yang terbaik untuk memasak dikukus, direbus atau direbus.
- Selama eksaserbasi penyakit, dianjurkan untuk makan makanan dalam bentuk bubuk.
- Disarankan untuk memasak daging pada 2 kaldu.
Makanan yang diizinkan dalam diet dengan gastritis, kolesistitis dan pankreatitis
Selama penyakit seperti itu sangat penting untuk memantau diet Anda. Sebaiknya kumpulkan daftar produk yang diizinkan:
- Produk tepung - roti harus dibuat dari tepung kelas pertama atau tertinggi, dan juga dimungkinkan untuk mengeringkan biskuit, bukan kue yang dipanggang dan biskuit biskuit.
- Hidangan pertama : sup puree dari sayuran, susu, dan hidangan rendah lemak.
- Sereal : semolina, cincang dan soba rebus, beras dan oatmeal.
- Daging dan produk ikan : kelinci, daging sapi, daging sapi muda, ayam dan ikan.
- Produk susu : susu rendah lemak, kefir, keju cottage dan produk lainnya dengan kandungan lemak rendah.
- Telur : telur orak-arik dan telur setengah matang, tetapi tidak lebih dari 2 bagian.
- Sayuran : kentang, bit , zucchini muda, kembang kol dan bukan tomat asam.
- Buah dan buah beri : tidak asam dalam bentuk yang kacau, tetapi juga direbus, dipanggang.
- Permen : gula, madu, selai, pastille, jeli, marshmallow.
- Lemak : sayur, zaitun, krim, dan ghee.
- Minuman : jelly, teh lembut dan coklat dengan susu, jus non-asam, decoctions.
Diet dengan eksaserbasi gastritis dan pankreatitis dianggap sebagai pilihan paling ketat. Pada hari-hari pertama dianjurkan untuk hanya menggunakan air dan teh. Langkah selanjutnya adalah memperkenalkan sup mukosa, tumbuk dan bubur yang cukup cair, telur, rebusan matang dan kue ceri matang.
Menu diet untuk pankreatitis dan gastritis
Anda dapat mengembangkan menu pribadi Anda sendiri, dengan mempertimbangkan keinginan Anda, misalnya.
Sarapan:
- sebagian oatmeal dimasak di atas air;
- 100 g daging sapi rebus;
- sepotong roti;
- air atau jus.
Snack:
- puding dari keju cottage - 100 g;
- satu apel panggang;
- sepotong roti;
- teh dengan susu.
Makan siang:
- satu porsi sup sayuran;
- sepotong roti;
- potongan kukus dari daging atau ikan;
- Bubur labu;
- 15 g keju cottage rendah lemak;
- teh atau jeli.
Snack:
- 120 gram bakso;
- 140 g pure wortel;
- 100 g pure dari apel;
- Segelas yogurt rendah lemak.
Makan malam:
- 140 g meatloaf;
- 140 g pure kentang;
- sepotong roti;
- 100 g puding dari keju cottage;
- segelas rebusan mawar.